Jumat, 08 April 2016

Akuntansi Biaya Episode V

HARGA POKOK PRODUKSI



Harga pokok produksi Merupakan  jumlah biaya produksi yang melekat pada persediaan barang jadi sebelum barang tersebut laku dijual. Atau  Biaya-biaya yang dikorbankan untuk memproses bahan-bahan (termasuk bahan bakunya) atau barang setengah jadi, sampai menjadi akhir untuk siap dijual.

Pendekatan Pencatatan Harga Pokok Produksi
 
Full Costing  Merupakan  Metode yang menentukan Harga Pokok Produksi dengan memperhitungkan semua unsur biaya produksi. Harga Pokok Produksi menurut metode Full costing terdiri dari
  1.   Biaya bahan baku
  2.   Biaya Tenaga kerja langsung
  3.   Biaya Overhead Pabrik Variable
  4.   Biaya Overhead pabrik tetap
  5.   Harga Pokok Produksi
 Variabel Costing Merupakan  Metode penentuan Harga Pokok Produksi yang hanya memperhitungkan  biaya produksi yang berprilaku variabel kedalam harga pokok produksi atau cuma memperhitungkan biaya Variabel saja.

Metode Harga Pokok Produksi
1. Metode Harga Pokok Pesanan (variabel costing) : produk berlainan sesuai pesanan proses produksi terputus-putus sesuai pesanan. produk yang dihasilkan standar, proses produksi kontineu.
2. Metode Harga Pokok Proses  (full costing) : Tujuan untuk membentuk persediaan ,berjalan secara terus-menerus, bersifat seragam (homogen

Perbedaan ini terletak pada perlakuan biaya tetap produksi tidak langsung. Dalam metode full costing dimasukkan unsur biaya produksi karena masih berhubungan dengan pembuatan produk berdasar tarif (budget), sehingga apabila produksi sesungguhnya berbeda dengan budgetnya maka akan timbul kekurangan atau kelebihan pembebanan.

PERBEDAAN METODE HARGA POKOK PROSES DENGAN METODE HARGA POKOK PESANAN


     pengumpulan biaya produksi
Metode harga pokok pesanan mengumpulkan biaya produksi menurut pesanan, sedangkan metode harga pokok proses mengumpulka biaya produksi per departemen produksi per periode akuntansi

     perhitungan harga pokok produksi per satuan
metode harga pokok pesanan menghitung harga pokok produksi per satuan dengan cara membagi total biaya yang dikeluarkan untuk pesanan tertentu dengan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam pesanan yang bersangkutan. Perhitungan ini dilakukan pada saat pesanan telah selesai diproduksi. Metode harga pokok proses menghitung harga pokok produksi per satuan dengan cara membagi total biaya produksi yang dikeluarkan selama periode tertentu dengan jumlah satuan produk yang dihasilkan selama periode yang bersangkutan. Perhitungan ini dilakukan setiap akhir periode akuntansi ( biasanya akhir bulan)

     penggolongan biaya produksi
dalam metode harga pokok pesanan, biaya produksi harus dipisahkan menjadi biaya produksi langsung dan biaya produksi tidak langsung. Biaya produksi langsung dibebankan kepada produk berdasar biaya sesungguhnya terjadi, sedangkan biaya produksi tidak langsung dibebankan kepada produk berdasarkan tariff yang ditentukan dimuka.

   unsur biaya yang dikelompokkan dalam biaya overhead pabrik.
Dalam metode harga pokok pesanan, biaya overhead pabrik terdiri dari biaya bahan penolong, biaya tenaga kerja tidak langsung. Dalam metode ini biaya overhead pabrik dibebankan kepada produk atas dasar tariff yang ditentukan dimuka. 


Referensi: Supawi Pawenang, 2016, Modul Akuntansi Biaya, Fakultas Ekonomi, UNIBA http://supawi-pawenang.blogspot.co.id/http://uniba.ac.id

 



 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar