Pengendalian biaya dapat di artikan sebagai proses
atau usaha yang sistimatis dalam penetapan standar pelaksanaan dengan tujuan
perencanaan, sistem informasi umpan balik,
membandingkan pelaksanaan nyata dengan perencanaan menentukan dan
mengatur penyimpangan-penyimpangan serta melakukan koreksi perbaikan sesuai
dengan rencana yang telah ditetapkan, sehingga tujuan tercapai secara efektif
dan efisien dalam penggunaan biaya.
Pengendalian biaya juga terbagi dari beberapa sistem yaitu :
1. Sistem Biaya Taksiran
bentuk biaya yang ditentukan di muka dalam menghitung biaya produksi
2. Sistem Biaya Standar
Biaya yang ditentukan di muka, yang merupakan biaya yang seharusnya
untuk membuat satu satuan produk atau untuk membiayai kegiatan tertentu
Pengendalian berfungsi sebagai pengendalian merupakan fungsi yang penting dalam suatu kegiatan bisnis, sehingga harus dilakukan sebaik mungkin.
Cara Menganalisis Biaya Bisa di lakukan
1. Selisih Biaya Produksi Langsung
Dapat di lakukan dengan 3 metode berikut :
Metode Satu
Selisih
Dalam analisis selisih biaya produksi
hanya akan dijumpai tiga selisih : selisih biaya bahan baku, selisih biaya
tenaga kerja langsung dan selisih biaya overhead pabrik. Hasil
dari perhitungan ini adalah untuk menentukan laba dan rugi nya suatu perusahaan
·
Metode Dua Selisih
Dalam
model analisis selisih ini, selisih antar biaya sesungguhnya dengan biaya
standar dipecah menjadi dua macam selisih, yaitu selisih harga dan selisih
kuantitas atau efisiensi.
·
Metode Tiga
Selisih
Dalam
model ini, selisih antara biaya standar dengan biaya sesunggguhnya dipecah menjadi
tiga macam selisih berikut ini : selisih harga, selisih kuantitas dan selisih
harga atau kuantitas.
2. Selisih biaya overhead pabrik
Dapat di lakukan dengan 4 metode berikut :
Dapat di lakukan dengan 4 metode berikut :
1. Model
Satu Selisih
Selisih BOP dihitung dengan cara
mengurangi BOP dengan tarif standar pada kapasitas standar dengan BOP sesungguhnya.
2.
Model Dua Selisih
Pada
model ini, BOP dipecah menjadi dua macam selisih, yaitu :
a. Selisih
Terkendali
b. Selisih
Volume
3. Model
Tiga Selisih
Dalam
model ini, BOP dipecah menjadi tiga macam selisih, yaitu :
a. Selisih
Pengeluaran
b. Selisih
Kapasitas
C. Selisih
Efisiensi
4. Model
Empat Selisih
Pada
metode ini selisih BOP dipecah menjadi empat, yaitu :
a. Selisih
Pengeluaran.
b. Selisih
Kapasitas.
c. Selisih
Efisiensi Tetap.
d. Selisih
Efisiensi Variabel.
Referensi: Supawi Pawenang, 2016, Modul Akuntansi Biaya, Fakultas Ekonomi, UNIBA SURAKARTAhttp://supawi-pawenang.blogspot.co.id/http://uniba.ac.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar