Senin, 04 April 2016

Akuntansi Biaya Episode IV

PENGENDALIAN BIAYA



Pengendalian biaya dapat di artikan sebagai proses atau usaha yang sistimatis dalam penetapan standar pelaksanaan dengan tujuan perencanaan, sistem informasi  umpan  balik,  membandingkan  pelaksanaan  nyata dengan perencanaan menentukan dan mengatur penyimpangan-penyimpangan serta melakukan koreksi perbaikan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, sehingga tujuan tercapai secara efektif dan efisien dalam penggunaan biaya. 


Pengendalian biaya juga terbagi dari beberapa sistem yaitu :


1. Sistem Biaya Taksiran
bentuk biaya yang ditentukan di muka dalam menghitung biaya produksi
2. Sistem Biaya Standar
Biaya yang ditentukan di muka, yang merupakan biaya yang seharusnya untuk membuat satu satuan produk atau untuk membiayai kegiatan tertentu
 

Pengendalian berfungsi sebagai pengendalian merupakan fungsi yang penting dalam suatu kegiatan bisnis, sehingga harus dilakukan sebaik mungkin. 

 Cara Menganalisis Biaya Bisa di lakukan 

1. Selisih Biaya Produksi Langsung 


Dapat di lakukan dengan 3 metode berikut : 

    Metode Satu Selisih 
       Dalam analisis selisih biaya produksi hanya akan dijumpai tiga selisih : selisih biaya bahan baku, selisih biaya tenaga kerja langsung dan selisih biaya overhead pabrik. Hasil dari perhitungan ini adalah untuk menentukan laba dan rugi nya suatu perusahaan
·        Metode Dua Selisih
Dalam model analisis selisih ini, selisih antar biaya sesungguhnya dengan biaya standar dipecah menjadi dua macam selisih, yaitu selisih harga dan selisih kuantitas atau efisiensi.
·        Metode  Tiga Selisih 
Dalam model ini, selisih antara biaya standar dengan biaya sesunggguhnya dipecah menjadi tiga macam selisih berikut ini : selisih harga, selisih kuantitas dan selisih harga atau kuantitas.

 
2. Selisih biaya overhead pabrik
Dapat di lakukan dengan 4 metode berikut : 

1.    Model Satu Selisih

            Selisih BOP dihitung dengan cara mengurangi BOP dengan tarif standar pada kapasitas standar dengan BOP sesungguhnya.
2.    Model Dua Selisih
          Pada model ini, BOP dipecah menjadi dua macam selisih, yaitu :
a.       Selisih Terkendali
b.      Selisih Volume
3.      Model Tiga Selisih
       Dalam model ini, BOP dipecah menjadi tiga macam selisih, yaitu :
a.       Selisih Pengeluaran
b.      Selisih Kapasitas
C.      Selisih Efisiensi
4.      Model Empat Selisih
       Pada metode ini selisih BOP dipecah menjadi empat, yaitu :
a.       Selisih Pengeluaran.
b.      Selisih Kapasitas.
c.       Selisih Efisiensi Tetap.
d.      Selisih Efisiensi Variabel.

 
Referensi: Supawi Pawenang, 2016, Modul Akuntansi Biaya, Fakultas Ekonomi, UNIBA SURAKARTAhttp://supawi-pawenang.blogspot.co.id/http://uniba.ac.id

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar