Sabtu, 08 Juli 2017

UJI ASUMSI KLASIK



BAB IV


UJI ASUMSI KLASIK
Linear mewakili linear dalam model, maupun linear dalam parameter. Linear dalam model artinya model yang  digunakan dalam analisis regresi telah sesuai dengan kaidah model OLS dimana variabel - variabel penduganya hanya berpangkat satu. Sedangkan linear dalam parameter menjelasan bahwa parameter yang dihasilkan merupakan fungsi linear dari sampel. Secara jelas bila diukur dengan nilai rata – rata. Asumsi - asumsi seperti yang telah dituliskan dalam bahasan OLS di depan, adalah asumsi yang dikembangkan oleh Gauss dan Markov, yang kemudian teori tersebut terkenal dengan sebutan Gauss Markov Theorem.

A.    Pengertian autokorelasi

Dalam asumsi klasik telah dijelaskan bahwa pada model OLS harus telah terbebas dari masalah autokorelasi atau serial korelasi. Autokorelasi adalah keadaan dimana variabel gangguan pada periode tertentu berkorelasi dengan variabel gangguan pada periode lain. Sifat autokorelasi muncul bila terdapat korelasi antara data yang diteliti, baik itu data jenis runtut waktu ( time series) ataupun data kerat silang ( cross section). Hanya saja masalah autokorelasi lebih sering muncul pada datatimeseries,karena sifat datatime seriesini sendiri lekatdengan kontinyuitas dan adanya sifat ketergantungan antar data.Sementara pada datacross sectionhal itu kecil  kemungkinan terjadi.

Sebab-sebabAutokorelasi
Terdapat banyakfaktor-faktor yangdapat menyebabkan timbulnya masalah autokorelasi,namun dalam pembahasan ini hanya mengungkapkan beberapa faktor saja antara lain :
1.      Kesalahandalampembentukanmodel,artinya,modelyangdigunakanuntukmenganalisisregresi tidak didukung oleh teori-teori yang relevandan mendukung.

2.      Tidak memasukkan variabel yang penting.Variabel penting yang dimaksudkan di sini adalah variabel yang diperkirakan signifikan mempengaruhi variabel Y.


Jumat, 07 Juli 2017

REGRESI LINIER BERGANDA



BAB IV

REGRESI LINIER BERGANDA


Pengertian Regresi Linier Berganda

Jika Regresi Linier mengunakan jumlah variabel 2 yaitu ( Variabel Y dan X ) maka Regresi Linier Berganda jumlah variabel yang digunakan akan ditambah menjadi lebih banyak, yaitu satu variabel Y dan jumlah variabel X nya lebih dari 1 (satu) variabel. Artinya, variabel X bisa berjumlah 2, 3, atau lebih. Jumlah X yang lebih dari satu tersebut terkenal dengan istilah Regresi Linier Berganda atau multiple linierregression.

Model Regresi Linier Berganda

Penulisan model regresi linier berganda merupakan pengembangan dari model regresi linier tunggal. Perbedaannya hanya terdapat pada jumlah variabel X saja. Dalam regresi linier tunggal hanya satu X, tetapi dalam regresi linier berganda variabel X lebih dari satu. Model regresi linier umumnya dituliskan sebagai berikut: